Robin
Hood Indonesia, demikian media Tanah Air menggelari mantan atlet dan
pelatih panahan ini. Ialah tokoh di balik kesuksesan trio Srikandi Lilies Handayani, Nurfitriyana, dan Kusuma Wardhani merebut
medali Olimpiade pertama Indonesia di Seoul (1988). Donaldlah yang
menempa ketiga putri Indonesia hingga berhasil mencapai prestasi
gemilang di Olimpiade. Sebagai atlet panahan, Donald telah membela
Indonesia di Olimpiade Montreal (1976) dan berhasil masuk 16 besar.
Hebatnya, saaat menjadi atlet Donald menyusun sendiri program
latihannya.
Lahir
dengan nama Donald Djatunas Pandiangan di Sidikalang (Sumatera Utara)
pada tanggal 12 Desember 1945. dari pernikahannya dengan Paula Saune,
Donald dikaruniai 4 orang anak. Dikenal sebagai pribadi yang berdisiplin
tinggi dan keras, wataknya ini membuat Donald dicap sebagai pelatih
kontroversial. Pasalnya, ucapannya yang terkesan keras sering
disalahtafsirkan orang yang tak terlalu mengenal Donald. Terlepas dari
kontroversinya, dedikasi Donald pada olahraga panahan Indonesia tak
diragukan lagi. Hingga menjelang akhir hayatnya, Donald Pandiangan terus
bergiat melatih panahan.
Tokoh
panahan Indonesia ini tutup usia di tahun 2008 akibat penyakit stroke.
Donald menghembuskan nafas terakhir di RS MH Thamrin Jakarta Pusat dan
dimakamkan di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar